on Dec 16, 2013
Tiga semester kujalani, empat ratus hari kulalui. Apakah hanya untuk menemukan bahwa aku tak sepenuh hati? Dan akhirnya sesal menanti. Jadi dimanakah imanku selama ini, sudahkah aku separuh mati? Aku tidak mengetahui yang pasti
on Jun 4, 2013
Pagi ini, gue iseng-iseng memanggil kembali kenangan tahun 2011 lalu, dan baru terkejut ditambah terpukau detik ini setelah tau semacam apa tempat pertama kali gue mendarat dari penerbangan pertama, perjalanan ke luar negeri (tanpa rencana, tanpa dugaan, tanpa masuk akal) pertama, seajaib apa tempat pertama kali gue mendarat di negara Jepang, yang kalo ga salah denger, dulu kata supervisor kami itu bandara baru, tapi ternyata setelah gue liat di wikipedia, bandara itu sudah dibuka dan beroperasi dari tahun 1994 : http://en.wikipedia.org/wiki/Kansai_International_Airport

Kansai International Airport namanya. Kode IATA : KIX, ICAO : RJBB. Beruntung, puji syukur batch gue ngga jadi mendarat di Tokyo, karena batch pertama kena serangan gempa. Jadi batch gue mendarat di Osaka, di bandara yang dibangun di atas artificial land atau tanah buatan ini, yang sekaligus pagi ini membuat gue melongo : wowowww, thanks God, it is unbelievable, I've been there (landed on it).


Here are the photos : 

The amazing artificial land - source : google image


Terminal 1 dengan tiang berkepala bola - source : google img.

Terminal 1, my first own picture :3 hello Japan!
Gue pernah jalan di sini :') - source : google img.
Foto yg taken by my own, masih jam 05.37 WIB, 07.37 waktu Osaka
Shubarashii! - source : google img.
Jalan keluar dari bandara, terhubung langsung dengan jalan tol,
dari atas jalan ini, gue bisa dapet foto2  di bawah ini  :
Teluk Osaka
Baru tau namanya hari ini, padahal dulu
hampir setiap hari ngeliat foto ini di hp
Lepas Pantai Honshu
Lepas Pantai Honshu dengan
gedung yang mirip Istana Boneka di Negeri Dongeng
Lepas Pantai Honshu dengan boats-nya,
coba di Indonesia se-rapi ini 

And finally,
Iroiro o-sewa ni narimashita, [Terima kasih atas segala-galanya]
ii omoide ga dekimashita, [saya mendapatkan kenang-kenangan yang indah]
tanoshikatta desu [sangat menyenangkan]
domo, domo arigato gozaimasu [sangat sangat, terima kasih]

How much I miss u all, guys..Sagaaa guuuup :')

Thanks God, You've taken me been there, with them :)
28.06.11 - 06.07.11
written 04.06.13 at noon



on May 27, 2013
Oh God,


how come it feels like I lose or apart from something worth for ever?
it feels like chattering under a pile of snow,
too much pain, so bad..
cold; freeze
no mercy
no care
no
:)

:(
if I
just could find
pyrus aucuparia humus
to warm my back. If I just could..
be serious and watchful in my prayers,
if I just could.. be reinforced. This just for Your glory.
If I just could believe and survive, surely it will turn to the sweetest :)




on May 26, 2013
Sebenernya posting ini udah gue siapin dari Sabtu, 18/05/2013 malem, tapi apa boleh buat, kala posting-ability kurang mendukung karena waktu dan raga yang mengungkung, jadi baru sempet diposting sekarang :
Tuhan Yesus baik
sungguh amat baik
untuk selama-lamanya, Tuhan Yesus baik
makasih Kak Christina AS, lagu requested-nya udah dimasukkin ke song-list PD Senin, 20 Mei :p 
Terima kasih Tuhan Yesus, hari ini tim bultang "ForFun" PMK FEB-PAAP UNPAD jadi juara 1 di Permata Open 2013. Tuhan Yesus yg telah membela kami (karena Fisip curang : tukar pemain tunggal putri tanpa persetujuan & melanggar peraturan, juga agak senga - menurut kami sih..) 



Terima kasih Tuhan Yesus, Engkau yang mengajarkan kami, bahwa percaya, berpengharapan, dan berdoa kepadaMu tidak akan sia-sia. Karena tadi, walaupun sudah game point untuk lawan, Tuhan buat keadaan berbalik, dan tim kami menang. Semua karena doa yang benar dan sungguh-sungguh kepada Tuhan Yesus :)


Di saat-saat genting, kami sadar bahwa berteriak sekuat tenaga dan berusaha sekuat kami, teriak, "Ekonomi!" disertai bunyi-bunyian dari botol bekas air mineral, ngga bisa membuat kami menang. Yang membuat kami menang justru diam dan berdoa sungguh-sungguh untuk teman-teman yang sedang fight di lapangan dan benar-benar bermain dengan motivasi : memuliakan Tuhan Yesus di atas segala-galanya; bukan untuk menang.

Terima kasih Tuhan Yesus untuk pengalaman dan pelajaran iman luar biasa hari ini. Mengajarkan kami untuk tetap percaya dan berharap kepadaMu dalam keadaan "darurat dan mustahil" sekalipun, serta bersedia menerima, dan mengucap syukur atas semua [yang selalu terbaik] dariMu.

Terima kasih kepada :
- Debora (manajer yang kece, selalu jadi "mamak" kami, para pemain)
- Bang Heri, Bang Ezra, Bang Agus (alumni yang menjadi lawan sparing undangan untuk melatih kami, walau cuma sekali main)
- Bang Fresley (coach dan motivator yang nambah bolos hasil skip kelas demi nonton pertandingan kami yang pertama dan nyusul nonton pertandingan kami yang kedua - nb: karena jatah bolosnya udah habis)
- Dolie (yang sabar, sedikit bicara, dan banyak bekerja - kata Hakim dengan revisi, setia jadi lawan sparing tim & divisi transportasi sukarela)
- Kevin (coach dan atlet yang luar biasa keren, juga penyemangat yang hebat)
- Kak Christina & Kak Lidiani (ganda yang hebat main tunggal, tunggal yang hebat main ganda, memberi teladan untuk memulai dan menutup semua dengan doa)
- Hakim (pelatih praktek main yang paling sabar dan pengertian, kalo ngasih bola pasti sesuai request)
- Juni (awam yang skill smash nya hampir menyaingin Kevin, juga penyemangat yang hebat)
- Fransiska (pasangan ganda putriku yang luar biasa gigih dengan kata 'ah' nya yang ngga terlupakan)
- Mia (koor supporter yang pernah lupa, dia nge-jarkom pemain untuk jadi supporter) 
- Bang Rykaard (motivator yang hebat dalam bahasa tulisan : selalu SMS semua pemain sebelum hari H pertandingan dan nge-tweet sukses ya tim bultang @PmkFePaap yang tanding di Permata Open hari ini, do the best, dan untuk memuliakan Tuhan, God leads)
- Semua supporters dari PMK FEB-PAAP Unpad.
Tuhan Yesus baik
sungguh amat baik
untuk selama-lamanya, Tuhan Yesus baik
ForFun? Tuhan Yesus baik!! Yeaaaay! :)
Oiya, thanks juga buat Panitia Permata Open 2013, walaupun gue dan Siska ngga main "untuk penentuan" dari awal lomba sampai pertandingan terakhir, kami tetep boleh menerima medali dan kesempatan foto-foto bersama piala, sertifikat, dan papan juara 1 nya hehe :p 

Jadi, memang ini medali tanpa keringat, tapi bukan tanpa urat (teriak-teriak) dan strong faith in God kan? ;)
Tentang kalkulator yang tak kunjung kembali.

Betapa bahagianya hari ini, memandang satu pesan yang nilai par-nya tidak terdepresiasi, tidak teramortisasi :
Oiya yuki kemaren kalkulatorlu ketinggalan di meja nih gua bawa, tapi gua ke bandung besok sore, selasa pagi gua kasih ya
26/05/2013 11:23
From : U Prima e12
CB : U Prima e12
Mungkin saya meng-hiperbola-kan posting ini, tapi bukan tanpa arti. 

Hari Kamis, 23/05/2013 yang lalu, saat kelas Statistika, entah tiba-tiba gue ngomong gini ke Ayu (sambil memandangi objek di tangan kiri), "yu..kalo kalkulator ini hilang gimana ya? Ini berarti banget loh, yang aku pake satu-satunya dari SMA". Dan besok paginya, baru aja bangun, entah kenapa kok tiba-tiba pengen ngecek kalkulator gue ada di tas atau engga ya.... jeeeng  NGGA ADA. "Tuhan..cobaan apalagi ini, masa tiba-tiba kalkulator ngga ada, kemana kalkulatornya Tuhan :("

Akhirnya hari Jumat ke kampus dengan muka kusut, karena baru aja kemaren ngomongin gimana kalo kalkulator hilang, ternyata terjadi juga. Setelah kelas beres pun, rasanya mau lama-lama di kampus aja, sampe nemuin kalkulator. Ngecek ke C22, nanya OB, ngga nemuin apa-apa. Setiap ketemu temen sekelas Statistika, nanyain, ngga ada yang ngebawa. Tapi anehnya, pas sekelas praktikum sama Prima, gue malah ngga ngomongin apa-apa tentang kalkulator.

Pas pulang dan nyampe di rumah, gue udah pasrah harus beli kalkulator baru lagi, apalagi di RKM didoain Nada, "semoga kalkulatornya beneran ilang, jadi beli ke aku aja ya yuki" -___- tapi dalam kepasrahan itu, terlintas kata-kata ini untuk gue doakan, "Terima kasih Tuhan, penyertaanMu hari ini, yuki bisa selesain praktikum dan tugas-tugas yang seharusnya yuki lakukan dengan sangat baik, terima kasih yuki boleh sampai di rumah tanpa kekurangan suatu apapun, tapi..kalkulator yuki kemana ya Tuhan? Belum ketemu juga..bentar lagi mau UAS Tuhaaan..tapi aku yakin, Tuhan Yesus pasti membuat kalkulator yuki ketemu lagi, karena Engkau tau yuki ngga mungkin beli yang baru lagi sekarang...." (kalimat terakhir kayaknya yang paling ampuh) 

Jumat, Sabtu (to-do-list di papan tulis kamar sampe gue tulisin : *CALC, untuk mengingat kalkulator yang besar kemungkinan tak kunjung kembali) , Minggu rata-rata doa gue disertai kalimat seperti di atas. Memang Tuhan Yesus sungguh baik, siang inilah buktinya, pesan singkat yang menghentikan semua kekhawatiran dan menghapuskan ketidakpercayaan, membangkitkan dan menyatakan bahwa pengharapanMu pada Tuhan tidak pernah sia-sia. Haha. 

And God Jesus proves that He is very capable, for only write off "tak" from "tak kunjung" I experienced. 

Thank you God Jesus 
Thank you Prima :')
on May 24, 2013
Tonight I saw a shooting star
Made me wonder where you are
For years I have been dreaming of you
I wonder if you're thinking of me too
In this world of cheap romance
And love that only fades after the dance
They say that i'm a fool to wait for something more
How can I really love someone i've never seen before
I have longed for true love every day that I have lived
And I know real love is all about learning how to give
I pray that God will bring you to me
I pray you'll find me, waiting faithfully

Faithfully, I am yours
From now until forever
Faithfully, I will write
Write you a love song with my life
Cause this kind of love is worth waiting for
No matter how long it takes I am yours
Faithfully

Tonight I saw two lovers kiss
Reminded me of my own loneliness
They say that i'm a fool to keep on praying for you
How can I give up pleasure for a dream that won't come true
I will keep believing that God still has a plan
And though I can not see you now,
I know that He can
And someday I will give you all of me
Until I find you, i'll be waiting faithfully

Faithfully, I am yours
From now until forever
Faithfully, I will write
Write you a love song with my life
Cause this kind of love is worth waiting for
No matter how long it takes I am yours
Faithfully

by Eric & Leslie Ludy


Just stunned while listening to this song, strengthen faith to keep praying and waiting for every best-worth things from God Jesus. 
on Apr 21, 2013
This will be finished soon. 

Yang jelas, hadiah tanpa sampul dan pita menarik di hari ini adalah saya menyanyi dengan microphone yang tak berfungsi, rasanya seperti diberi kesempatan memujiNya privately hanya aku dan Tuhan yang bisa mendengar setiap nada yang terlantun. Ini, sangat indah :) terima kasih Tuhan Yesus, tolong bantu aku jadi pelaku yang sadar setiap hari 
on Apr 16, 2013
“Tuhan, tolong beri aku kekuatan untuk menerima semua hal yang tidak dapat kuubah dalam hidupku.”

Put your ego off, dinginkan kepalamu, kendalikan emosimu, ‘hilangkanlah dirimu’, dan pandanglah Tuhan Allah penciptamu.

Changing Lanes poster.JPG

Mungkin kalimat di atas ambigu dan film ini mungkin jadi so much awesome buat gue karena...mungkin sangat sesuai dengan scene kehidupan yang gue jalani belakangan ini (catat : meskipun gue sendiri ngga mengetahui jelas berapa lama satuan untuk menghitung kata ‘belakangan ini’)

Oke, bahas film itu lagi, scene favorit gue adalah :

1. Saat Doyle menghela napas panjang, menengadahkan kepalanya, dan berseru “Tuhan, tolong beri aku kekuatan untuk menerima semua hal yang tidak dapat kuubah dalam hidupku”

Kenapa? Karena, seperti hidup yang sudah kita jalani, mungkin scene setiap orang berbeda-beda, tapi (maafkan jika saya salah) setiap orang pasti pernah mengalami titik jenuhnya, dimana dia benar-benar ngga sanggup dan ada hal-hal diluar kuasa kita, satu-satunya jalan terbaik adalah berseru kepada Tuhan. Perlindungan terbaik, gunung batu dan kekuatan, tempat untuk bernaung, penjaga jiwa, as this part of song “Hanya Engkaulah, penjaga jiwaku, sahabat setia di dalam hidupku, kebaikanMu, kesetiaanMu, membuat hatiku percaya padaMu”

2.  Tanggung jawab Doley terhadap keluarganya, kesetiaan Doley kepada istrinya, dan usaha kerasnya untuk membuat keluarganya tetap utuh dan hidup bahagia.

Kenapa? Karena dengan melihat itu, kita bisa menghargai kerja keras orang tua kita, terutama ayah, dan dengan menghargai itu semua, seharusnya sebagai anak-anak, kita bisa berjuang lebih sungguh-sungguh untuk meraih hasil terbaik dalam studi kita, dalam kewajiban kita.

3. Saat Gavin disadarkan dan diingatkan kembali oleh pelamar kerja barunya, tentang apa itu hukum, yang akhirnya jadi titik balik Gavin untuk mengakhiri ‘scene’ of incredible day dia dan Doley dengan benar.

Kenapa? Kebanyakan, seseorang akan melupakan dasar setelah ‘terbang’ dengan title, jabatan, experience of works nya dia. Dan untuk mengingatkan orang itu, Tuhan kadang benar-benar ‘membanting’ orang itu sampai ke dasar. Dan thank God, jika disaat kita dibanting itu, kita bisa sadar, kemudian kembali ke path seharusnya yang Tuhan buat buat kita jalani.

Ngga ada yang bisa gue tulis lagi saking speechless nya setelah selesai nonton film ini sekitar lima menit yang lalu. 

Better luck next time! 

Kadang, kesempatan tidak datang dua kali  dan menyesal bukan pilihan terakhir yang ingin kau hadapi kan, kawan? So, keep your time and words on your eyes and keep your eyes on God.
on Apr 12, 2013

What I found after discover sir & madam lecturers' fb account (hehe..) this evening :

Untuk mereka yang 'keukeuh' pingin bentak-bentakin adik-adik juniornya, silahkan dibaca.
A teacher in New York was teaching her class about bullying and gave them the following exercise to perform. She had the children take a piece of paper and told them to crumple it up, stamp on it and really mess it up but do not rip it. Then she had them unfold the paper, smooth it out and look at how scarred and dirty is was. She then told them to tell it they’re sorry. Now even though they said they were sorry and tried to fix the paper, she pointed out all the scars they left behind. And that those scars will never go away no matter how hard they tried to fix it. That is what happens when a child bully’s another child, they may say they’re sorry but the scars are there forever. The looks on the faces of the children in the classroom told her the message hit home. Pass it on or better yet, if you're a parent or a teacher, do it with your child/children.


Photo: A teacher in New York was teaching her class about bullying and gave them the following exercise to perform. She had the children take a piece of paper and told them to crumple it up, stamp on it and really mess it up but do not rip it. Then she had them unfold the paper, smooth it out and look at how scarred and dirty is was. She then told them to tell it they’re sorry. Now even though they said they were sorry and tried to fix the paper, she pointed out all the scars they left behind. And that those scars will never go away no matter how hard they tried to fix it. That is what happens when a child bully’s another child, they may say they’re sorry but the scars are there forever. The looks on the faces of the children in the classroom told her the message hit home. Pass it on or better yet, if you're a parent or a teacher, do it with your child/children.
on Mar 11, 2013
Belakangan ini banyak terjadi tindak kejahatan hipnotis yang membawa-bawa nama dosen, kaprodi, dekan FEB Unpad. Para mahasiswa (terutama MABA, karena lebih sering mengincar orang baru) harus lebih waspada dan hati-hati. 

Dari kebanyakan kasus, ciri-ciri pelaku dan modus operandi
1. Laki-laki (umur sekitar 30-50 thn)
2. Ngomongnya cepet, jadi seperti tidak memberi celah kita untuk merasionalisasi yang diomongin sama dia, dan supaya kita ngikutin alur cerita yang dikarang dia, juga supaya kita ngga menolak permintaan dia.
3. Pake motor
4. Nanya "kamu kuliah dimana? fakultas apa? nama?"
5. Dia bilang lagi buru-buru mau ngambil data utk diserahin ke kaprodi. Kita diminta ikut utk nitipin datanya.
6. Dia mau pinjam laptop/BB/HP 
7. Kalau tidak berhasil, dia bilang akan nyerahin sendiri datanya ke kaprodi, ga jadi minta bantuan kita.

Tgl Kejadian dan Lokasi Rawan belakangan ini :
1. Desember 2012 | sekitar jam 20 - 21 | Bagusrangin
2. 
3. Senin, 11 Maret 2013 | Sekitar jam 09.10 - 09.15 | Haur Mekar. 

Korban yang sejauh ini saya ketahui :
1. Anak FEB 2010 atau 2011 (saya lupa) hampir kehilangan laptop dan BB.
2. Anak manajemen 2012, kehilangan 2 laptop dan 1 HP.
3. Saya, e!12 hampir kehilangan laptop.

Kronologis kasus yang terjadi pada saya : 

Sekitar jam 9 pagi saya keluar kosan untuk beli snack, karena tempat beli snacknya ga jauh dari kosan saya cuma bawa uang pas, ga bawa hp juga. Setelah beli snack (pas jalan mau balik ke kosan), tiba-tiba ada bapak (pakai helm putih, jaket hitam, duduk di atas motor yang diparkir) manggil saya. Kurang lebih percakapannya seperti berikut 

A: De, maaf, kamu kuliah dimana?
Y: Mm..unpad pak, kenapa ya? (tadinya saya mau nanya balik :"kenapa pak nanya-nanya?" cuma karena Bapak itu sudah agak tua dan seperti ada urusan penting, saya mikir "ga sopan kalo ditanya saya ga jawab").
A: Kamu tingkat berapa?
Y: Tingkat dua, eh engga, saya semester 2, tingkat 1 Pak
A: Kamu namanya siapa?
Y: mm..[nama] Pak
A: Mm, gini [nama], saya disuruh ngambil data ke Bu Nur sama kaprodi...
Y: Kaprodi jurusan apa pak?
A: Yaa, kaprodi FE, mm jadi gini-gini (maksain saya fokus ke omongan dia, yaudah saya ikutin aja dulu, tapi saya udah curiga ini orang maunya apa sih), saya disuruh sama kaprodi ngambil data ke Bu Nur, dosen FE, kenal Bu Nur? 
Y: ? Ga kenal Pak
A: Ah, kamu masih semester 1 sih, ga kenal, Bu Nur dosen FE, saya disuruh ngambil data ke Bu Nur, nanti saya titip datanya ke kamu, kamu kasih ke kaprodi ya?
Y: Kaprodi? Pak [kap]?
A: Ah, iya iya Pak [kap] , nanti saya ambil data ke Bu Nur, data aspirasi, kamu ikut saya, nanti kamu masuk kuliah jam berapa?
Y: Jam setengah 10 Pak
A: Iya, nanti saya ambil data ke Bu Nur, ya ambil data, terus nanti saya titip ke kamu, kamu ke kampus jam setengah 10, terus kamu titipin ke kaprodi, bilang dari Pak Anwar gitu ya. Ngerti?
Y: Hah? Heem, iya
A: Ya, sok gimana coba?
Y: Mm..gimana Pak tadi?
A: Ya Allah, ya Karim, jadi gini... (dia ngulangin lagi kalimat acak-acakannya dengan nada yang cepet ---sama seperti sebelumnya)

(sebenernya omongan si pelaku lebih berantakan dari percakapan yang saya tulis ini, ditambah lagi nada ngomongnya yang menurut saya cepet banget, dibanding orang normal bicara. Cuma. saya tulis percakapan yang jelas di sini supaya pembaca mengerti kronologis yang dikarang oleh si pelaku. Saya sendiri sampai ngga ngerti apa yang dimaksud si pelaku pas dia menjabarkan kemauannya pertama kali, sampe saya minta  dia mengulangi)

A: ..jadi sekarang adek ikut saya ketemu Bu Nur, ambil data, terus nanti adek kasih ke kaprodi ya
Y: Oo..iya pak

(saya ngikut, dibonceng si pelaku, percakapan selanjutnya adalah saat saya dibonceng pelaku)

A: Maaf ya [nama], saya jadi ngerepotin
Y: Oo..iya pak gapapa
A: Nanti kita ke Bu Nur dulu, ngambil data, terus adek ke kampus tolong kasih ke kaprodi ya
Y: Iya pak (saya udah mulai males-malesan dengerin omongan dia, karena omongannya diulang-ulang terus, sebelum ngomongin statement yang sama, dia selalu manggil [nama] saya berkali-kali, seolah dia minta saya fokus, mungkin dia sedang mencoba nanemin sugesti)
A: Tadi adek siapa namanya?
Y: [nama] 
A: Iya [nama] tapi gini [nama] gini [nama] kan sekarang kita ke kampus, ke tempatnya Bu Nur, tapi nanti kalo di sana udah ada dosen yang lain duluan di sana, saya ga jadi ngambil datanya, [nama] gausah nganterin ke kaprodi ya?
Y: Oo..iya pak (saya iyain aja, padahal saya ga ngerti yang dimaksud, kenapa dia ga jadi ngambil datanya kalau udah ada dosen yang lain?)
A: Oiya, tadi nama kaprodinya siapa?
Y: Pak [kap] ?
A: Nama lengkapnya siapa?
Y: Pak [nama lengkap kap] (salahnya, saya sudah nyebutin nama lengkap kaprodi esp unpad, saya kira di sini pelaku nguji saya kenal ngga sama kaprodi, ternyata sekarang saya baru ngerti, dia minta nama lengkap kaprodi untuk bikin korban selanjutnya percaya cerita yang dia bikin)
A: Ahh..iya iya
Y: Iya pak, saya dulu semester 1 sempet diajar sama Pak [kap] sih (mungkin ini celetukan saya yang mulai membuyarkan sugesti dari dia, jadi dia sudah mulai tidak mengulang-ngulang statement yang sama tadi)

(singkat cerita, yang saya tangkap : pelaku ingin saya ikut ngambil data, terus dia nganter saya ke kampus FE, saya bareng dia masuk ke ruang kaprodi untuk ngasih datanya ---dengan saya masih pake kaos+jaket+celana basket+sandal jepit, karena ragu, saya nanya)

Y: Pak, tapi gapapa nih, saya ke kampus begini? Ga sopan pak, pake sandal jepit
A: Iya gapapa, sama saya ini, saya kan dosen
(saya pikir, oh yasudah, tapi kok saya ga pernah liat dia sebelumnya ya kalo dia dosen)

Y: Oiya, Bu Nur itu ngajar mata kuliah apa ya Pak?
A: Oh, Bu Nur ngajar di FE
Y: Iya, Bu Nur ngajar mata kuliah apa Pak?
A: Ngajar ekonomi
Y: Iya, mata kuliahnya?
A: Ya itu ngajar ekonomi
Y: Ooh... (saya di sini mulai berdoa terus dalam hati, Tuhan Yesus tolong aku, karena udah sadar ini orang sepertinya bermaksud jahat, dan di sepanjang jalan saya dibonceng pelaku sampai FKG Unpad di Sekeloa, saya merasa warga sekitar ngeliatin saya seperti ngasih tanda "bahaya")

(saya dibonceng, kemudian berhenti di depan kampus FKG Unpad yang di Sekeloa)

A: Nah gitu ya [nama] nanti tapi kalo udah ada dosen lain duluan, berarti saya ga jadi ambil data
Eh [nama] itu udah ada tuh [nama], Ibunya udah ada tuh, yang mobil merah. memberhentikan motor, turun dari motor

Y: Mm, iya..gimana Pak? turun dari motor (saya udah mulai ga mau liat matanya)
A: Iya, jadi kita ga jadi ngambil data..mmm, sekarang gini, [nama] bawa motor bapak, ke kampus FE, kamu ke Bu Dewi, ambilin laptop bapak deh
(saya mikir : lah, bawa motor dia? Kalo nanti saya yang diteriakin maling sama dia gimana? Akhirnya saya cuma diem, ngga naik ke motornya, padahal kunci kontaknya masih nancep)
Y: Ketemu Bu Dewi? Di ruangan mana Pak? Ruangan dosen...atau?
A: Iya ruangan dosen, kamu ke Bu Dewi, ambilin laptop bapak. Oiya, ini datanya sebenernya rahasia, data aspirasi, kamu jangan kasih tau siapa-siapa ya (mungkin ini dipertegas supaya saya ga cerita ke orang lain kalaupun saya sadar "mungkin saya tadi hampir dihipnotis")
Y: Laptop bapak? Oo iya iya, di ruangan dosen?
A: Iya di ruangan dosen, minta ke Bu Dewi, saya kan dekan
Y: Oo..bapak dekan? Oo..iya iya Pak ??! -__-
A: Iya saya kan dekan, yaudah gini aja deh, kamu sama saya aja ke kampus FEnya. Tapi nanti kamu aja yang masuk ke dalem ke Bu Dewi ya
Y: Oo..iya Pak

(saya dibonceng lagi ke arah tempat beli snack, ..katanya menuju FE Unpad)

Y: Mm..Pak, atau daripada bolak-balik, saya pulang dulu aja, ganti baju, nanti langsung ke kampus?
A: Mm atau gini [nama] daripada nanti kamu juga telat, masuk jam berapa tadi?
Y: Jam setengah 10 Pak
A: Iya, itu juga baru beli makan ya? Baru mau sarapan?
Y: Iya pak
A: Atau daripada bolak-balik ya nanti, saya pinjam laptop kamu dulu
Y: Haduh, saya ga ada laptop pak, biasanya mah minjem temen
A: Oo..gitu ya..lho kamu ga punya laptop?
Y: Iya pak, ga ada
A: Oo, yaudah gini aja deh, [nama] nanti pulang aja, saya ke kampus aja sendiri
Y: Oo..iya pak

(saya diturunin di tempat snack).

Setelah diturunin, saya pulang, huh..terima kasih Tuhaaaan.. :'| setelah tenang, saya balik ke tempat beli snack, lalu menceritakan kejadian yang saya alami tadi ke Ibu penjual snacknya (yang sudah lumayan saya percaya, karena saya memang sering beli snack di situ). Begitu saya bilang "orangnya sih ngomongnya cepet Bu, pas berdiri tadi lebih tinggi dari saya, bapak-bapak". Ternyata menurut Ibu penjual snacknya, 
1. Dulu Ibu snack dan suaminya juga kena dihipnotis waktu baru-baru tinggal di Haurmekar, si pelaku ngaku-ngaku polisi yang mau menggadaikan jam tangan.
2. Warung di sebelah Ibu snack juga dulu pernah kena waktu baru-baru buka.
3. Pelaku mengincar orang baru di Haurmekar.

Demikian cerita saya, semoga dengan cerita ini, teman-teman bisa lebih waspada dan hati-hati. Kalau pernah mengalami tindak kejahatan, tolong diceritakan ke teman-teman lain supaya juga lebih waspada dan hati-hati (saya tadi sampai mau dibonceng karena saya belum pernah denger ada kejahatan dengan model seperti yang saya alami tadi, jadi percaya percaya saja apa yang diomongin oleh pelaku).

*Ket : 
[nama] = nama saya yang saya beritahukan sebelumnya ke pelaku
[kap] = nama kaprodi jurusan saya

Ini juga saya sertakan link tips dari blog : http://blogs.unpad.ac.id/dewa_rahyang/?p=15






on Mar 10, 2013
The conclusions I have for today's reads :

1. If you're one of sucessful boss, especially dear Sir and men, be careful --- do not ever betray your wife then marry your secretary. Prof. Mankiw told me, "when (you marry your secretary), GDP falls". Surely, that's the second bad news you'll get while on the first is God is going to throw you into hell.

-22.01 with pg. 495, Principles of Economics 6th ed, Mankiw. 


2. I found this : "GDP is not, however, a perfect measure of well-being. Some things that contribute to a good (composition of) life are left out of GDP. One is leisure. Suppose, for instance, that everyone ('everyone' replaced by 'students') in the economy ('economy' replaced by 'economics studies') suddenly started working everyday of the week, rather than enjoying leisure on weekends. Yeah, fyi I spent last Saturday night with working on my homeworks and one more bonus, I wrestled macroecon book at last minutes on this Sunday night :''') ...and hiks.. may I add example for your macroecon book, Prof. Mankiw? Got short message that tomorrow syahdu morning on Monday will not be tainted by lectures, is one of perfect measure of well-being GDP doesn't measure.

-22.09 with pg. 505, Principles of Economics 6th ed, Mankiw.


on Mar 1, 2013
Economics, same with other sciences, has the essence : the scientific method (the dispassionate development & testing of theories about how the world works). Albert Einstein said, "The whole of sciences is nothing more than the refinement of everday thinking". The interplay between theory and observation also occurs in the field of economics.

Although economists use theory and observation like other scientist, they face an obstacle that makes their task especially challenging : In economics, conducting experiments is often difficult and sometimes impossible. 

For instance, physicists studying gravity can drop many objects in their laboratories to generate data to test their theories. By contrast, economists studying inflation are not allowed to manipulate a nation's monetary policy simply to generate useful data. Economists, like astronomers and evolutionary biologist, usually have to make do with whatever data the world happens to give them. To find substitute for laboratory experiments, economists pay close attention to the natural experiments offered by history.

Ceteris paribus, to build an assumption that the economics model drawn is valid at same situation. According to my lecturer in microeconomics I, yes it's true that model is not reality, but that's useful.

Imagine, imagine, imagine..collecting valid data, process it by principles of economics, figured it by mathematical language..our fine arts are curves, graphics, and charts -- yah, we are economists wanna be!
  
I will be :) 

-19.35, with Principles of Economics 5th ed, Mankiw- 
on Feb 21, 2013
Teringat salah satu sesi seleksi YES beberapa tahun lalu. Sesi pertama tepatnya. River of life, begitulah sesi pertama seleksi itu disebut. Kami, para kandidat, saya dan teman-teman waktu itu dibagi menjadi beberapa kelompok, yang satu kelompoknya terdiri dari 6-10 orang. Dalam kelompok itu, kami didampingi oleh 2 fasilitator. Di dalam kelompok-kelompok itu kami diminta membuat sebuah gambar, gambar sungai. Ya, sungai itu nantinya menjadi model dari kehidupan yang sudah kami masing-masing jalani mulai dari lahir hingga sekarang. Kami diberikan kebebasan untuk menggambarkan sungai itu, misalnya berkelok-kelok untuk fase atau waktu dalam kehidupan yang menurut kami masa-masa yang berat, atau sungai lurus untuk kehidupan yang berjalan mulus-mulus saja.

Saya akui, memang saya tidak jujur sepenuhnya saat itu. Malu. Under-confident. Dan mungkin, dengan sejujurnya membuat river of life dihadapan diri saya sendiri saat ini bisa sedikit melepaskan beban dari pikiran ini. Yah, mungkin bisa saya mulai. Dan saya akhiri dengan kesadaran diri, bahwa memang tidak semua harus berjalan sempurna, dan memang tidak harus selalu tampil memukau. Menggambar river of life, menuliskan detail rentetan ceritanya (mungkin) akan membantu saya menampilkan kembali keceriaan yang tanpa beban, tanpa helaan nafas.
on Jan 20, 2013
After watching this movie, today 2 p.m. I start think that it's needed, when I first meet someone (who call me first) and then I greet him/her back, while I'm shaking his/her hand I should ask him/her, "Are you real? I mean, real human or only in my mind? Lol."

Yap, so far, I've learned such of important things about "studying, learning, being sociable, life (which sometimes regulated by --- choose one, between mind or heart)". Become a mathematician is maybe Prof. Nash's passion, it shown by activities shown in this movie, how does he spend his time? By study every time, everywhere, and never stop to think..., also make imagination. He finally found his [now : popular] theory which is known as Nash Equilibrium (fyi : I've studied about this in intro to micro-econ lecture this 1st semester lalala~ (: ), then got achievements, honors, Nobel price in economics, because of his hardworks. He finally respected by the world [also helps economist by his theory] , all is because of how much did he invest his time to study and learn. He didn't despair, although he is depressed. I like to underline his statement "I don't believe in luck. I believe in assigning value on it", yeah..all of us should not believe in luck, if we do nothing for making our progress better [even for a miracle, you must pray all day long and have unbroken faith --- absolutely have no doubt  about God's love].  

Sometimes, I realize, I've been liked to stand apart from others. I thought it's good if I stayed alone because I felt that it's really hard to have a conversation with others, I thought it's better to keep in silence rather than try to have a conversation and looks stupid then, I thought like I can do everything without dealing with others. Maybe, eventually, my last concept is going wrong, then this statement : "Being sociable is very important --- more important than just prevent you from schizophrenia" is going true, or vice versa (em, ceteris paribus!)
"perhaps it is good to have a beautiful mind but an even a greatest gift is to discover a beautiful heart"
One more, stop to think (a single time you're stuck on your mind) and rely completely in God may sound like an idiot. But this is definitely to remind you that you are limited. You are God's creation that can not live a life if you rely solely your logic. 
"Logic is a remarkable gift from God, but not in that all you should believe. In God, you are supposed to be (led by The Holy Spirit in your heart)" -YY



on Jan 17, 2013
Come on, ayo semangat yuki..mulai sekarang ganti perkataanmu yang ini “aku lelah Tuhan Yesus” dengan ucapan syukur setiap saat.
Efesus 5:3-5
(3) Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus. (4) Demikian juga perkataan-perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono —- karena hal-hal ini tidak pantas —- tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur. (5) Karena ingatlah ini baik-baik; tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
Jadi, mulai sekarang, ganti helaan nafasmu yang panjang itu dengan senyuman yang tulus untuk Tuhan Yesus ya :)

Copyright © 2012 . http://yyoukey.wordpress.com
Yesus, pegang erat tanganku, ku tak dapat hidup di luar kasih-Mu. Bapa, jangan tinggalkan aku, Engkau alasan s’lama ku hidup
Those are first words I remember from this song, and planted in my mind after I sang this song tonight at Boanerges
Song is written by Jaqclien Cellose

Copyright © 2012 . http://yyoukey.wordpress.com
“Hundred, perfectionist’s idealism, full percentage, also intention. Hundred, regrettable counterfeit, it’s at knotty level. Hundred, sometimes a runic.” -YY
Hundred, days I have passed here. Then..has it become my pride. Not yet, it becomes my compunction. It must be a full of contemplation day. God Jesus, which one is my biggest fault before I start those days, what do turn harm to cold? God Jesus, help me to reset my self, mind, and heart. Please, forgive me. Please, reset me…
For : count on You to write whole journeys, based on You to take decisions while I face trade-off, only to praise You not for having a pride of life.
God Jesus, thanks so much, finally I got the answer that spirit and flesh will never coexist. They are kind a scale.  They will never reach sync. God, please watch my days, that after today, I will always feel better joy everyday. Because You always give me hundred of joy, it depends on me how much I wanna take from You. Merci God Jesus :) Merci, mon Dieu tout-pouissant :)
20121212115146965

Copyright © 2012 . http://yyoukey.wordpress.com
Last Sunday, (18 November 2012) I started my service in Tiberias Church Bandung as usher, fyi I really want [with a vengeance, whole-hearted, haha] to be a choir actually, but finally here, I choose to be a singer. And I will start my service as singer next week :)
Thanks to God Jesus, these days I feel so lonely and maybe homesick..but today God Jesus solace me. I don’t know how He makes me really happy today, I just suddenly feel joy and deep peace, I can refresh my mind, ah bunch of thanks my God :D
I guess, it might because God Jesus remind me that, in a week, I will face new month, December (which I really love and always wait for every year). And also, for the next 2 weeks I and my family will attend Tiberias Church Christmas Celebration at GBK, Jakarta, especially I will join the 5.000 choir =)
I’m so excited to glorify and exalt You, Lord. The best 8 of 2012. Can’t wait for this!!

Copyright © 2012 . http://yyoukey.wordpress.com
“Dulu, aku bercita-cita menjadi seorang…?”
Dulu, waktu kecil, kalau ada orang nanya, “Cita-citanya apa, dek?“, saya pasti tanpa ragu menjawab, “Jadi dokter :) “. Waktu itu saya juga selalu merasa cukup bangga karena saya sudah punya cita-cita yang tetap dibanding dengan anak-anak seusia saya yang rata-rata punya banyak cita-cita atau yang cita-citanya berganti-ganti (saya selalu mbatin ‘lah ini anak gimana sih, ngga berpendirian banget’, ya isitilahnya orang sekarang ababil). Dulu saya (dan mungkin cukup banyak orang sampai sekarang) beranggapan bahwa cita-cita adalah akan menjadi apa kita nanti, yang sering diinterpretasikan sebagai apa profesi kita saat dewasa. Maka tidak mengherankan umumnya anak-anak kecil menjawab cita-citanya adalah menjadi… (isi dengan : profesi yang diminatinya), yah..yang paling laku sih dokter dan pilot. *sampai sekarang aja banyak iklan yang menampilkan 2 profesi itu kan sebagai cita-cita, snmptn juga banyak yang milih dokter kok, haha =p *
Nah, kalau sekarang yang saya amati, orang-orang seusia saya (baca : +/- = 18 tahun) menerjemahkan cita-cita sebagai dreams dalam bahasa Inggris. Dan banyak banget yang saya temukan, dreams = travel around the world. Tidak jauh berbeda dengan saya, karena salah satu dari dreams saya saat ini adalah ingin keliling Indonesia dulu baru keliling dunia. Kenapa begitu? Karena sejak nonton acara televisi Ring of Fire, yang dulu rutin ditayangkan oleh Metro TV setiap Minggu malam (bukan malam Minggu yaaa), yang terbersit dalam benak saya ‘aduuhh Indonesia keren banget, sayang ya, kenapa ngga ada program keliling Indonesia untuk pelajar, pemerintah malah lebih rela pelajar dan mahasiswa terbaiknya dipinjem untuk ikut pertukaran pelajar dan mahasiswa ke luar negeri (sampai menunda pendidikannya di dalam negeri), ketimbang bikin program keliling Indonesia supaya pelajar dan mahasiswanya bisa ngeliat dan ngerasain langsung apa itu Indonesia dan whole of amazing things di dalamnya. Padahal biaya investasinya kan kurang lebih sama dengan ngirim duta ke luar negeri?’
Sekarang, lebih tepatnya sejak 2 hari yang lalu saya mulai mempunyai feel penuh “gue mahasiswi fakultas ekonomi, jurusan esp nih”. Saya rasa, saya mulai menemukan cita-cita yang menjadi tujuan atau lebih tepatnya perjalanan (journey) hidup saya selanjutnya. Saya ingin meramu setiap langkah yang harus saya jalani 3,5 tahun ke depan. Membuat target-target dan memenuhinya.
If there are words : Dare to dream is not enough, you have to dare to make your dreams come true
“Yeah, I’m ready to dare it, let’s do!”

Copyright © 2012 . http://yyoukey.wordpress.com
Yesterday, (October 22, 2012) was my 50th day living here. Finally, I make a choice, take a decision, for my future..(if that’s too excessive, then let say : for my next steps in this journey). Everything I will through, those all are about my ‘new’ days, ‘new’ philosophy of life. Everything for CHANGES in mind-set goals, actually not entire mind-set or inside. Because inside is passion, which will be our spirit and pattern of doing something.
About Mauris de Journey, exactly I have used this name for 2 others weblog, I terribly love this name and below I insert my first posting on my first blog, about what does Mauris de Journey mean in my own language :
Start blogging :D Mauris de Journey = Perjalanan penuh dengan sandi. That’s my code, bahasa ngaco tapi bagus juga dibacanya. Mauris dari Bahasa Latin, artinya sandi. Journey sendiri artinya perjalanan. Sedangkan ‘de’ berguna sebagai ‘to be’ dalam bahasa Belanda atau Jerman dan seinget gue ada beberapa negara di Eropa lagi yang menggunakan ‘de’ tadi sebagai ‘to be’. 
Jadi gue mencampur-adukan potongan kata-kata tadi menjadi judul blog gue, karena gue adalah orang yang bisa dibilang ga banyak omong, tapi sangat curious, mungkin tergila-gila juga dengan misteri. 

About Ephesians 3:20, that I’m looking for its meaning along this time. I have got that word from Kak Josep Franklin Sihite, at the time I failed to participate on YES 2011-2012. August 6, 2011 must be my departure time, but sadly, I must stop my journey only up to Visa Camp on June 2011. That word (Ephesians 3:20) also becomes my base to choose what major I will go into.
After I passed (read:failed) on 4 kinds of choices in 2 selections program for undergraduate, I finally accepted on     5th choice, Faculty of Economics and Business, Major Economics and Development Studies, Padjadjaran University. On July to August 2012, I follow the campus orientation program, P5, and I really realize, that I found my self very enthuse. But, after I follow some lectures, moreover, after my 18th birthday, I got sick and hospitalized for 2 weeks, I found my self got stuck, loss its spirit to study.
“I could not catch my self here…”
I felt very disorganized for almost single week, until I realized (accidentally) I was on My 50th Day in Bandung which is yesterday. And at the evening yesterday, in my words to God Jesus, I promise that I will do my best to be an economist (if that’s really His want) and I also fight to be the best in my study for my family. Untuk Papa, Mama, dan Adikku.
I always believe that God Jesus will give me strength and capability to be ‘the one He wants’. I do my best and God Jesus will do the rest. And now, with God Jesus, I’m ready to dare to make my dreams come true!

Copyright © 2012 . http://yyoukey.wordpress.com
For you were like sheep going astray, but have now returned to the Shepherd and Overseer of your souls. 

(Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.)
--- 1 Peter 2:25 - NKJV (1 Petrus 2:25 - LAI)

Copyright © 2012 . http://yyoukey.tumblr.com

{22} Since you have purified your souls in obeying the truth through the Spirit in sincere love of the brethren, love one another fervently with a pure heart,
{23} having been born again, not of corruptible seed but incorruptible, through the word of God which lives and abides forever,
{24}
because
“All flesh is as grass,
And all the glory of man as the flower of the grass.
The grass withers,
And its flower falls away,
{25}
But the word of the Lord endures forever.”
——————————————————————————
{22} Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.
{23} Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.
{24}
Sebab :
“Semua yang hidup adalah seperti rumput
dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput,
rumput menjadi kering, dan bunga gugur,
{25}
tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.”
Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

--- 1 Peter 1:22-25 - NKJV (1 Petrus 1:22-25 - LAI)

Copyright © 2012 . http://yyoukey.tumblr.com