on Nov 7, 2012
Note : tidak berurutan berdasarkan prioritas, cause I write those all randomly, just write what does immediately appear in my mind.

Bersepeda / Pembaca Biografi Tokoh / Sherlock Holmes / Detective Conan / Melihat dan currently belajar mengamati / Ingin menulis / Perfeksionis / Detail / Organize / Basket / Culinary / Tiberias Choir / Betah berlama-lama melihat beautiful natural sceneries / Udara sejuk & bersih tanpa polusi / TheSims / Harvest Moon / Scholarship / Berdiskusi bukan berdebat / Menjadi delegasi konferensi / Puas menemukan rahasia tersembunyi / Kadang kreatif / Perbakin / Traditional Dance / Ring of Fire / Analisis /        

Membatasi diri, menutup potensi. Menanti hujan tanpa ingin menyambut pelangi. Itu yang mungkin saya lakukan selama 6 tahun terakhir ini. Hanya berpasrah diri mengikuti kemana air hidup ini mengalir, tanpa kuasa memilih bangkit menjadi diri sendiri.

Yang terparah, dan kini saya sadari, saya sudah membatasi mimpi.

Selama ini, saya hanya berorientasi pada yang pasti. Tidak pernah berani. Mengabaikan suara hati dan memaksanya mengikuti rasio yang mematri "tidak akan bisa, itu tidak mungkin, standarnya terlalu tinggi kau tak pantas, cukup, dan kesimpulannya...Berhentilah Bermimpi!"

Saya yang selalu menimbang-nimbang, selalu berkata pada diri sendiri, ini itu harus tepat, dirimu tidak pernah boleh salah. Seakan tidak pernah mau menemui resiko, padahal kenyataannya setiap pilihan pasti beresiko. Dan membentuk diri...Keraguan dalam segala hal.

Yuki, sebenarnya yang anda perlukan saat ini hanya...
Jujur pada diri sendiri, katakan apa yang sangat ingin kau mimpikan. Kenapa anda selalu berhenti di garis muka, bukankah anda belum melangkah masuk arena?? Berpikir, merasa, menganggap "Aku tidak akan bisa" hanya akan merugi. Sudah, lupakanlah segala yang telah terlewati, masa yang tidak akan menjumpaimu kembali, sekarang tataplah masa nanti, anda tidak sendiri, Yuki, ingat itu. Tuhan Yesus bersama mu.

Temukan lagi yang hilang. 
Kata papa mama, dulu kamu ceria, kenapa sekarang penduka?
Katanya dulu kamu berorganisasi, kenapa sekarang ego menjadi "pejuang" ingin menang sendiri?
Kata teman-teman, dulu kamu rajin, kenapa sekarang frustasi?
Aku ingat, dulu aku penuh ide, brilian, berani, semangat. Kenapa sekarang pasif penuh ambiguitas?
God Jesus, I just miss my 5th grade at elementary school, jika aku boleh mereka-ulang nya kembali. Aku ingin membuatnya lebih berarti, perjalananku sejauh ini yang kulewati begitu saja tanpa arti..tanpa hati...

Yang aku lewati tanpa memahami hidupku berarti, yang aku lewati hanya sekedar melewati, menghindari bayangan. Setiap senja menuju malam yang kupenuhi dengan isak tangis setiap berhadapan dengan-Mu. Kemudian, pada tahun 2010 yang sangkaku aku menemukan jati diri, tolak balik kebanggaanku, namun nyatanya semu, setelah semua berlalu dan semua itu, kusadari, menjauhkanku dari Mu.

In Faith.      Cheer ur days up.      Be Brave.

Do everything, just as for God.
Not for people, nor for own glory.

(5)

on Oct 27, 2012
75 - 5 = 70
Sometimes, being that 5 is hurt. But, I usually think about, it's real pride, had become a part of you, guys!
on Oct 26, 2012
Good night, ah, long time for seeing you again :)
You know, I love your come tonight, also thanks to God Jesus, I can hear that sound tonight
Thanks for wake me up at this midnight *leering at ma watch, hm.*

Hi rains, how's your days along this time?
Hm, I'd love to hear only your sounds..
Even I'd really love to meet you straight

How about this night, is it gorgeous out there?
I wanna open the door and windows to smell you, but it's already too late..

hmm..I wish I could do everything I wanted, I wish I could actualize everything I dreamed

No, please don't go away..
Tonight will be perfect moments, if you could stay here longer
I wanna hear sound of you, more
I wanna touch you, afresh
I don't want you go away for me now..
Please, don't leave me here
Imprisoned behind these walls, among us, ya these walls
Please, don't leave me here
Alone.

(and I would be glad if you will often come to visit me)
in the future

on Oct 24, 2012
Minggu ini, ngga tau kesambet apa, gue jadi suka jajan..mungkin karena suntuk sebulan ngga boleh makan ini itu gara-gara habis sakit typhus. Maka akhirnya, gue memilih untuk menikmati kuliner jajanan di sekitar rumah kedua gue dan menghiraukan opportunity cost gue untuk lebih menyehatkan diri (karena saya merasa udah sehat kok Bu dokteeer, ngga akan kambuh deh, pasti jaga kesehatan kok *sambil makan gorengan ----yang ini boong kok suer).

Review tentang jajanan gue,

SATU kue cubit [nanti ada gambarnya]
Yang ini gue beli tiap pagi, entah pas jalan ke kampus, atau jam 6-an pas gue belanja, atau pas tiba-tiba pagi gue merasa pengen banget makan kue ini. Soalnya, Bandung kan dingin tuh, makan kue ini anget-anget, cukup menolong badan gue untuk beradaptasi di sini lah. Dan rasanya "nyuummmii" sekali (gue mencoba mencari bagaimana penulisan "baca: nyami" yang benar) karena margarin yang bikin gurih dan kayaknya juga ada campuran kelapanya.

DUA roti bakar [nanti ada gambarnya #lagi!]
Yang ini gue beli tiap malem, karena Bandung dingin #lagi *padahal karena memang guenya pengen jajan. Jadi, karena perut gue suka keruyukan sekitar jam 7 malem-an, gue selalu mau mengulang sensasi rasa meises coklat + selai kacang + susu kental di dalam roti bakar porsi gede (iya loh, gue beli porsi gede, yang 10-11 ribu, udah 2 kali, dan habis dalam 1 malam dan besok paginya, makan sendiri) *sumpah kalo Ranti (temen sebelah) baca ini, pasti keki ngga gue tawarin HAHA B) padahal mau gue tawarin loh Ran, tapi tiap gue habis beli, lampu kamar lo mati, ngga jadi deh nawarin deh, kan enaknya nawarin kalo masih anget-anget, yaaa kan? :p

Review tambahan, gue tadinya mau jadi pengopi di sini (suka minum kopi maksudnyaaa..), dulu di rumah 1 gue pas istirahat les suka beli kopi goo*ay ga boleh sebut merk tapi yg blend gitu, jadi ada tambahan gula, coklat, keju, dll. CUMA, pas di sini, rumah 2, gue beli goo*ay sachet-an, rasa mochacinno karena cuma ada rasa itu doang di warung depan. Eh, gue kapok minum kopi lagi yang tanpa blend, tanpa tambahan apa-apa, alias pure coffe sachet-an kayak gitu, 2 kali gue minum dan 2 kali gue ngga bisa tidur pas malemnya *baru bisa tidur jam 24-an. Thanks for the learning experience, 100% gue yakin dengan keraguan, ngga akan minum kopi lagi (di sini).