Pagi ini berjalan seperti biasanya. Rutinitasku memang tidak pernah berubah. Pukul 6.30 pagi ini sudah tiba di sekolah
ada hal asing yang kurasakan, "everything is walking in motion, but I just still at myself..stuck!!"
Even the sun rises and it still becomes higher in the sky.. I just become a viewer...
Aku sadar, setiap orang memang butuh dan menjalani perubahan setiap harinya, entah menjadi lebih baik atau lebih buruk. Tapi, ketika semua motivasi, quotes, ikrar tertulis, visi, dan tujuan seakan tidak berpengaruh lagi untuk mendidihkan diri kita, dapatkah paksaan menjadi alasan untuk still walking in motion? Meski kita seperti menghitung akar imajiner?
Ya, terkadang paksaan akan membuat kita merasa lebih baik..(meskipun terpaksa merasa begitu) tapi yang lebih kupercayai adalah bagaimana kita bisa memaksa diri untuk mengganggap itu bukan paksaan, agar kita tetap dapat bergerak, berjalan, tidak stuck. Agar kita dapat kembali berlari, tanpa beban, ringan, untuk mengejar mimpi dan menggenggamnya menjadi kenyataan.
16 Desember 2011
Suatu rasa yang ambigu
Bersenda gurau dengan awan yang kelam membisu
Gelegar halilintar ngenyek,"lo bukan siapa-siapa"
I'm at the lowest point
Ketika semua yang gue pikirkan bertabrakan
Mencampur-adukkan emosi tak terkendali
Mulut yang gue bungkam
Takut..gue akan mulai bersumpah serapah lagi
Hidup seperti bermain domino, Bung
Ketika lo mencoba jadi 'seorang lain' yang visioner
Tapi sayatan di masa lalu membayangi lagi
Ketika lo mulai excited untuk berlari
Tapi guratan miris itu mengikat lo untuk stay di sini
Ketika lo belajar membohongi diri sendiri
Tersenyum menang penuh harapan
Tapi trauma kekalahan yang terekam mengulang memorinya
Ketika lo jadi pejuang untuk diri sendiri
Tapi tatapan2 bangga yang berubah sekejap mata
miris, kasihan, iba
terpatri lewat foto-foto dalam album "Kami berkorban untukmu, nak"
Ketika lo mempertaruhkan semua untuknya
Tapi orang lain dengan secuil tenaga mendapatkannya
Ketika lo bersimbah air mata deminya
Tapi yang lain tak tertawa, bersyukur berkatnya
Gue yang sedang menghapus ke-aku-anku
Yang mengobrak-abrik tumpukan masa lalu
Mencoba menemukan semangat yang terbunuh tombak tragedi
Mencoba menghembuskan nafas ke dalam hidup
lagi
Tangis yang tak dapat menyeruak
Energi yang tertelan kembali, tak dapat dikonversi
Hidup belum tentu seindah negeri dongeng, Nona..
Ini bukan dreamland
Tapi
Semua perkara di bawah matahari, sia-sia
Itu saja.
29 Oktober 2011 - Di sore hari ketika hujan menderu
Bersenda gurau dengan awan yang kelam membisu
Gelegar halilintar ngenyek,"lo bukan siapa-siapa"
I'm at the lowest point
Ketika semua yang gue pikirkan bertabrakan
Mencampur-adukkan emosi tak terkendali
Mulut yang gue bungkam
Takut..gue akan mulai bersumpah serapah lagi
Hidup seperti bermain domino, Bung
Ketika lo mencoba jadi 'seorang lain' yang visioner
Tapi sayatan di masa lalu membayangi lagi
Ketika lo mulai excited untuk berlari
Tapi guratan miris itu mengikat lo untuk stay di sini
Ketika lo belajar membohongi diri sendiri
Tersenyum menang penuh harapan
Tapi trauma kekalahan yang terekam mengulang memorinya
Ketika lo jadi pejuang untuk diri sendiri
Tapi tatapan2 bangga yang berubah sekejap mata
miris, kasihan, iba
terpatri lewat foto-foto dalam album "Kami berkorban untukmu, nak"
Ketika lo mempertaruhkan semua untuknya
Tapi orang lain dengan secuil tenaga mendapatkannya
Ketika lo bersimbah air mata deminya
Tapi yang lain tak tertawa, bersyukur berkatnya
Gue yang sedang menghapus ke-aku-anku
Yang mengobrak-abrik tumpukan masa lalu
Mencoba menemukan semangat yang terbunuh tombak tragedi
Mencoba menghembuskan nafas ke dalam hidup
lagi
Tangis yang tak dapat menyeruak
Energi yang tertelan kembali, tak dapat dikonversi
Hidup belum tentu seindah negeri dongeng, Nona..
Ini bukan dreamland
Tapi
Semua perkara di bawah matahari, sia-sia
Itu saja.
29 Oktober 2011 - Di sore hari ketika hujan menderu
Start blogging :D Mauris de Journey = Perjalanan penuh dengan sandi. That's my code, bahasa ngaco tapi bagus juga dibacanya. Mauris dari Bahasa Latin, artinya sandi. Journey sendiri artinya perjalanan. Sedangkan 'de' berguna sebagai 'to be' dalam bahasa Belanda atau Jerman dan seinget gue ada beberapa negara di Eropa lagi yang menggunakan 'de' tadi sebagai 'to be'.
Jadi gue mencampur-adukan potongan kata-kata tadi menjadi judul blog gue, karena gue adalah orang yang bisa dibilang ga banyak omong, tapi sangat curious, mungkin tergila-gila juga dengan misteri.
Terinspirasi dari hidup yang ga akan hidup tanpa misteri, dari orang-orang unik yang ga bisa ditebak atau pura-pura ga bisa ditebak, juga dari orang-orang yang terlihat lebih cerdas karena mereka bermain dengan fantasi misteriusnya, mulai hari ini Selasa, 19 Oktober 2011, I start blogging this way.
Oh iya, untuk meng-appreciate adek kelas di 'sebelah kanan gue' yang udah rela gue bikin keki selama 1 jam pelajaran yang kami habiskan di perpustakaan, nama dia gue cantumkan sebagai saksi dimulainya gue jadi blogger, oke de @hugabugaa ? ;)
Wanna start? Let's do!
Jadi gue mencampur-adukan potongan kata-kata tadi menjadi judul blog gue, karena gue adalah orang yang bisa dibilang ga banyak omong, tapi sangat curious, mungkin tergila-gila juga dengan misteri.
Terinspirasi dari hidup yang ga akan hidup tanpa misteri, dari orang-orang unik yang ga bisa ditebak atau pura-pura ga bisa ditebak, juga dari orang-orang yang terlihat lebih cerdas karena mereka bermain dengan fantasi misteriusnya, mulai hari ini Selasa, 19 Oktober 2011, I start blogging this way.
Oh iya, untuk meng-appreciate adek kelas di 'sebelah kanan gue' yang udah rela gue bikin keki selama 1 jam pelajaran yang kami habiskan di perpustakaan, nama dia gue cantumkan sebagai saksi dimulainya gue jadi blogger, oke de @hugabugaa ? ;)
Wanna start? Let's do!
Subscribe to:
Comments (Atom)